Karhutla Tumbang Nusa Jadi Perhatian, Warga Diajak Bersama Cegah Kebakaran

PALANGKA RAYA-Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Tengah terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Tumbang Nusa. Api diketahui masih membakar sejumlah titik dan telah berlangsung selama empat hari terakhir.

Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah, Agustan Saining, mengatakan seluruh personel di lapangan masih melakukan upaya pemadaman agar kebakaran tidak meluas ke wilayah lain.

“Kondisi cuaca yang cenderung kering saat musim kemarau membuat potensi penyebaran api semakin tinggi. Karena itu, masyarakat diminta untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar,” ucapnya Minggu (5/7/2026).

Selain itu menghimbau masayarakat jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan demi menjaga lingkungan serta keselamatan bersama.

Bacaan Lainnya
“Kirim

“Pencegahan karhutla membutuhkan peran semua pihak. Kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menekan jumlah kejadian kebakaran selama musim kemarau,” tambahnya.

Selain itu, mengingatkan bahwa tindakan membakar hutan maupun lahan memiliki konsekuensi hukum yang berat. Pelaku yang terbukti sengaja melakukan pembakaran dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Ancaman pidana tersebut diatur dalam Pasal 78 ayat (3) Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Dalam aturan tersebut, pelaku pembakaran hutan dapat dipidana penjara paling lama 15 tahun dan denda hingga Rp5 miliar,” lanjutnya.

Dishut Kalteng juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan di lingkungan sekitar. Dengan laporan yang cepat, upaya penanganan dapat segera dilakukan sehingga dampak kebakaran dapat diminimalkan.

“Kami berharap masyarakat dapat ikut berperan dalam pencegahan karhutla dengan segera melaporkan jika melihat adanya titik api maupun aktivitas pembakaran lahan,”ungkapnya.

“Kirim

Pos terkait