DLH Kalteng Dorong Upaya Berkelanjutan Untuk Pelestarian Lingkungan yang Bersih dan Hijau 

oleh -1712 Dilihat
oleh
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng, Joni Harta. 

PALANGKARAYA, SUARAKALIMANTANMEMBANGUN.COM – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong upaya berkelanjutan dalam rangka pelestarian lingkungan yang bersih dan hijau.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala DLH Provinsi Kalteng, Joni Harta dalam kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023. Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan bertempat di halaman kantor DLH Kalteng, Jalan Willem A. Samad, Palangka Raya pada Jum’at (28/7/2023).

“Polusi plastik merupakan salah satu ancaman nyata bagi seluruh dunia. Melalui momentum ini saya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menemukan dan memperjuangkan solusi terkait polusi plastik ini,” ucapnya.

Lanjutnya, ada salah satu solusi global yang dikenal dengan Resolusi Polusi Plastik bertujuan untuk secara spesifik membahas penanggulangan polusi plastik mulai dari sumbernya sampai ketika berakhir di laut. Dimana perancangan perjanjian yang mengikat secara global akan selesai pada 2024.

Selain itu salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka menanggulangi polusi plastik, yakni perubahan sistem untuk mengatasi penyebab polusi plastik, menggabungkan pengurangan penggunaan plastik yang bermasalah dan tidak perlu, dengan transformasi pasar menuju sirkularitas dalam plastik.

“Hal ini dapat dicapai dengan mempercepat tiga perubahan utama penggunaan kembali, daur ulang, serta reorientasi dan diversifikasi (Reuse, Recycle, and Reorient and Diversify) dan tindakan untuk menangani polusi plastik,” ucap Joni.

Hal itu tentunya sangat pentingnya dimana salah satu upaya yakni, mempercepat pasar daur ulang untuk daur ulang (recycle) plastik dengan memastikan bahwa daur ulang menjadi usaha yang lebih menguntungkan.

Sebagai bagian dari perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023, pihaknya mengajak semua pihak untuk berperan serta dalam pembersihan plastik di pantai-pantai, kawasan konservasi, bantaran sungai, tempat-tempat umum dan banyak lagi, sehingga dapat memperkuat budaya kehidupan berkelanjutan. (TO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.