PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Bantanan, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (16/9/2026). Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah langsung melakukan penanganan di lokasi.
Pemadaman dimulai sekitar pukul 09.28 WIB. Hingga sore hari, petugas berhasil menangani kebakaran pada lahan seluas sekitar 0,32 hektare.Namun, saat operasi pemadaman berakhir pada pukul 17.13 WIB, api belum sepenuhnya padam. Petugas kemudian melanjutkan penanganan untuk membatasi penjalaran api sekaligus melakukan pendinginan di area yang terbakar.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, mengatakan personel Dalkarhutla bersama tim pemadaman darat masih melakukan penanganan di lapangan.“Upaya yang dilakukan meliputi pemadaman, pembatasan penjalaran api, serta pendinginan,” kata Agustan, Kamis (17/9/2026).
Kondisi vegetasi di sekitar titik kebakaran cukup beragam, mulai dari semak belukar, pakis-pakisan, akasia, galam, bambu hingga tanaman menjalar. Di lokasi yang sama, petugas juga menghadapi kondisi tanah gambut yang memerlukan penanganan hingga ke bagian yang berpotensi menyimpan bara.Untuk mendukung proses pemadaman, tim memanfaatkan sumber air dari parit terdekat yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kebakaran.
“Selain itu, lokasi kebakaran berada di kawasan dengan jenis tanah gambut. Untuk mendukung pemadaman, tim memanfaatkan sumber air dari parit terdekat yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi,” ujarnya.
Peralatan yang digunakan meliputi satu unit mobil Hilux Single Cabin Dalkarhutla, satu mesin pompa Honda WL, tujuh roll selang tembak, satu roll selang hisap, dan satu nozzle jet.
Penanganan melibatkan personel Dalkarhutla serta personel pemadaman darat Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah. Lokasi kebakaran diketahui berada dalam fungsi kawasan Taman Hutan Raya (Tahura).
“Penanganan karhutla dilakukan oleh personel Dalkarhutla dan personel pemadaman darat Dishut Provinsi Kalteng. Lokasi kebakaran tersebut berada dalam fungsi kawasan Tahura. Tim masih melakukan penanganan untuk memastikan api tidak kembali menjalar,” ungkap Agustan.
Tim masih berada di lokasi untuk melanjutkan pemadaman dan pendinginan, terutama pada area yang berpotensi kembali terbakar.








