Api Belum Padam Total, Tim Gabungan Terus Berjibaku di Katingan

Pemadaman Karhutla di Katingan Berlangsung Hingga Malam, Tim Gabungan Terus Lakukan Pendinginan

PALANGKA RAYA – Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah bersama tim pemadam darat dan Brigade Kebakaran PT Arjuna Utama Sawit berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Keruing, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, Senin (3/8/2026).

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, mengatakan penanganan karhutla terus dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang diterima dari PT Arjuna Utama Sawit.

“Upaya ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, agar seluruh jajaran bergerak cepat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan,” ucapnya.

Bacaan Lainnya
“Kirim

Di lokasi, tim menghadapi medan yang cukup menantang. Kawasan yang terbakar didominasi semak belukar, purun danau, pakis-pakisan, serta pepohonan seperti keruing dan blangiran. Kondisi tersebut membuat api cepat menjalar, meski luas lahan yang berhasil dipadamkan mencapai sekitar 1,23 hektare.

“Dalam mendukung operasi, tim mengerahkan satu unit mobil operasional Hilux, mesin pompa mini, selang pemadam, nozzle, alat komunikasi, serta dua unit ekskavator milik PT Arjuna Utama Sawit. Sumber air untuk pemadaman berasal dari rawa dan embung di sekitar lokasi,”tambahnya.

Selama proses pemadaman, petugas melakukan penyemprotan, pembatasan agar api tidak meluas, serta pendinginan pada titik-titik yang masih menyimpan bara. Personel juga menerapkan sistem berpindah-pindah mesin agar proses pemadaman lebih efektif.

“Meski pemadaman berlangsung hingga pukul 23.49 WIB, kondisi di lapangan belum sepenuhnya padam. Tim masih terus melakukan pemantauan dan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala,” lanjutnya.

Kendala utama yang dihadapi petugas adalah akses menuju lokasi yang cukup jauh, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga lebih dalam proses pemadaman.

“Meski demikian, seluruh personel tetap berupaya maksimal agar kebakaran tidak meluas ke kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK),” ungkapnya.

“Kirim

Pos terkait