PALANGKA RAYA Pengalaman panjang di dunia perbankan dan jasa keuangan menjadi bagian dari perjalanan karier Rio Kriswana sebelum dipercaya menduduki jabatan Direktur Utama PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Kalimantan Tengah.
Sebelum dipercaya memimpin perusahaan daerah tersebut, Rio menjabat sebagai Direktur Keuangan, SDM dan Umum PT Jamkrida Kalteng. Pengalaman profesionalnya juga dibangun melalui sejumlah lembaga perbankan sejak 2007.
Berdasarkan profil yang diperoleh, pria kelahiran Pangkalan Bun, 14 Januari 1985 tersebut mengawali karier profesionalnya di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Cabang Pangkalan Bun pada 2007 hingga 2009 sebagai Sales Officer Customer.
Dalam posisi tersebut, Rio menangani sejumlah bidang, mulai dari pemasaran kredit konsumer, penilaian jaminan, scoring dan analisis hingga administrasi serta legal.
Pada 2010 hingga 2012, Rio melanjutkan karier di PT Bank Mega (Persero) Tbk Cabang Pangkalan Bun. Ia menduduki posisi Team Leader Kredit/Wakil Kepala Cabang bidang lending dengan lingkup pekerjaan antara lain penjualan, proses hingga persetujuan kredit.
Perjalanan kariernya kemudian berlanjut di PT Bank BTPN (Persero) Tbk Cabang Pangkalan Bun pada 2012 hingga 2017. Di perusahaan tersebut, Rio pernah dipercaya sebagai Branch Manager pada 2012–2013 dan Area Business Leader pada 2013–2017.
Setelah itu, pada 2017 hingga 2020, Rio bergabung dengan PT Bank Muamalat Cabang Pangkalan Bun sebagai Branch Manager. Pengalamannya mencakup bidang penjualan, kredit, operasional, pelayanan hingga persetujuan.
Rekam jejak di industri perbankan tersebut kemudian membawanya bergabung dengan PT Jamkrida Kalimantan Tengah pada 2021. Saat itu, ia dipercaya mengemban jabatan Direktur Keuangan, SDM dan Umum sebelum kemudian dipercaya menjadi Direktur Utama.
Selain pengalaman profesional, Rio memiliki latar belakang pendidikan di bidang administrasi publik dan manajemen. Ia menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S-1) Administrasi Publik di Universitas Islam Malang pada 2007. Selanjutnya, ia menempuh pendidikan Strata Dua (S-2) Program Studi Magister Manajemen di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA dan lulus pada 2021.
Kompetensinya di bidang keuangan juga ditunjang berbagai pendidikan nonformal, pelatihan dan sertifikasi yang berkaitan dengan perbankan, kepemimpinan serta manajemen risiko. Di antaranya Certified Risk Governance (CRGP), sertifikasi manajemen risiko sejumlah level, kualifikasi manajemen risiko perbankan, serta sertifikasi asesor kompetensi bidang perbankan.
Dalam profil tersebut, Rio juga tercatat sebagai asesor sertifikasi manajemen risiko industri jasa keuangan sejak 2024.
Tak hanya berkecimpung di sektor keuangan, Rio juga aktif dalam organisasi ekonomi dan dunia olahraga di Kalimantan Tengah. Di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Tengah, ia tercatat mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Perekonomian.
Rekam jejaknya di bidang olahraga turut mencatat sejumlah capaian. Saat menjabat sebagai Ketua Harian Esports Indonesia (ESI) Kalimantan Tengah, kontingen esports Kalteng berhasil meraih medali perak pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara.
Rio juga pernah dipercaya sebagai Ketua Kontingen Kalimantan Tengah pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) di Nusa Tenggara Barat. Dalam ajang tersebut, kontingen Kalteng mencatatkan raihan 46 medali, yang menjadi salah satu catatan prestasi dalam kiprahnya di organisasi olahraga.
Selain itu, sejumlah posisi organisasi lain yang tercantum dalam profilnya antara lain Wakil Ketua Umum HIPMI Kalteng dan Wakil Bendahara Umum KONI Kalteng.
Pengalaman di sektor perbankan, manajemen risiko, organisasi ekonomi hingga olahraga menjadi bagian dari rekam jejak Rio sebelum dipercaya memimpin PT Jamkrida Kalteng.
Sebagai Direktur Utama, Rio kini mengemban tanggung jawab dalam pengelolaan sekaligus pengembangan Jamkrida Kalteng sebagai perusahaan penjaminan kredit daerah.
Posisi tersebut juga menempatkannya dalam peran strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan serta mendorong peran Jamkrida dalam mendukung akses pembiayaan dan aktivitas perekonomian di Kalimantan Tengah.








