Masyarakat Terdampak Karhutla Kalteng Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Kondisi di Lapangan

PALANGKA RAYA-Masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyampaikan sejumlah aspirasi terkait penanganan bencana dan dampak kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah.

Perwakilan masyarakat, H. Aulia AB, mengatakan pihaknya meminta pemerintah pusat melihat kondisi yang terjadi di lapangan secara menyeluruh. Masyarakat yang terdampak karhutla berharap penanganan dapat terus diperkuat.

“Salah satu hal yang menjadi perhatian yakni laporan mengenai kondisi karhutla di Kalteng yang disampaikan kepada pemerintah pusat,” ucapnya Senin (28/9/2026).

Masyarakat terdampak karhutla Kalteng menyatakan sikap dan meminta adanya penyampaian informasi yang sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Bacaan Lainnya
“Kirim

“Kami masyarakat Kalteng yang terdampak karhutla menyatakan sikap dengan tegas. Pertama, kami meminta agar laporan mengenai status karhutla di Kalimantan Tengah yang disampaikan kepada Presiden dapat mencerminkan kondisi yang sebenarnya,”tambahnya.

Kedua, pihaknya meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan laporan secara menyeluruh kepada Presiden mengenai dampak karhutla yang dirasakan masyarakat.

“Kami meminta laporan kepada Bapak Presiden disampaikan sesuai dengan fakta sebenarnya, termasuk dampak negatif yang terjadi di tengah masyarakat,”lanjutnya.

Pihaknya menghargai adanya klarifikasi yang telah disampaikan Kepala BNPB terkait persoalan tersebut.

“Namun, masyarakat berharap kondisi di lapangan tetap menjadi perhatian dalam pengambilan kebijakan penanganan karhutla,” tuturnya.

Masyarakat meminta Presiden mempertimbangkan penetapan status bencana nasional atas karhutla yang terjadi di Kalimantan. Permintaan tersebut disebut sebagai bagian dari aspirasi masyarakat yang terdampak langsung akibat kebakaran dan kabut asap.

“Kami meminta kepada Bapak Presiden untuk mempertimbangkan penetapan status bencana nasional atas bencana karhutla yang terjadi di Kalimantan,”urainya.

Seluruh aspirasi tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam pernyataan tertulis yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia.

“Pernyataan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam melihat kondisi masyarakat yang terdampak serta memperkuat langkah penanganan karhutla dan kabut asap di Kalteng,” ungkapnya.

“Kirim

Pos terkait