PALANGKA RAYA-Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan yang memiliki lahan kering dan rawan terbakar.
Upaya tersebut dilakukan Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) bersama Tim Patroli Taman Hutan Kota Nyaru Menteng Berkah dengan melakukan pengecekan mesin, patroli, serta pemantauan wilayah rawan terbakar, Senin (28/9/2026).
Patroli berlangsung di kawasan Taman Hutan Kota Nyaru Menteng Berkah, Desa Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya. Kegiatan dimulai sekitar pukul 12.56 WIB hingga 16.30 WIB.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Kehutanan Agustan Saining mengatakan, selain memantau kondisi kawasan, petugas juga melakukan pengisian kolam di area Telawang serta penyiraman kandang rusa. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan air dan kondisi kawasan tetap terawat di tengah cuaca kering.
“Dalam pengecekan sarana pendukung, sebanyak empat unit mesin baru diketahui berfungsi dengan baik. Peralatan tersebut menjadi bagian dari kesiapan petugas apabila sewaktu-waktu terjadi karhutla di kawasan yang dipantau,” ucapnya Senin (28/9/2026).
Dari hasil patroli, petugas menemukan cukup banyak lahan kering yang berpotensi mudah terbakar. Kondisi tersebut menjadi perhatian sehingga pemantauan terus dilakukan untuk mencegah munculnya titik api.
“Petugas juga memastikan sumber air di sekitar kawasan tetap tersedia. Parit dan sumur bor yang berada di area patroli masih dapat dimanfaatkan sebagai sumber air apabila terjadi kebakaran,” tambahnya.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Dalkarhutla Damkar Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng dan Tim Patroli Taman Hutan Kota Nyaru Menteng Berkah.
“Dengan patroli rutin dan pengecekan sarana pendukung, Dishut Kalteng terus berupaya menjaga kawasan hutan dan lingkungan dari ancaman karhutla, sekaligus memastikan petugas siap bergerak apabila ditemukan potensi kebakaran,” ungkapnya.








