SMAN 1 Palangka Raya Siapkan Antisipasi Pembelajaran di Tengah Ancaman Kabut Asap

PALANGKA RAYA – SMA Negeri 1 Palangka Raya mengajak seluruh peserta didik untuk lebih memperhatikan kesehatan seiring mulai munculnya kabut asap di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berbagai langkah antisipasi pun disiapkan agar proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan aman.

Kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya, Arbusin, mengatakan sekolah telah mengimbau seluruh siswa untuk menggunakan masker saat berada di luar ruangan, terutama ketika berangkat dan pulang sekolah. Selain itu, siswa juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan pola hidup sehat.

“Kami terus mengingatkan anak-anak agar memakai masker saat ke sekolah, menjaga kesehatan, dan ikut menjaga kebersihan lingkungan sekolah,” ujarnya, Senin (3/8/2026).

Menurut Arbusin, hingga saat ini kegiatan belajar mengajar masih berlangsung seperti biasa. Namun, pihak sekolah terus memantau perkembangan kualitas udara dan akan menyesuaikan proses pembelajaran apabila kondisi kabut asap semakin memburuk.

Bacaan Lainnya
“Kirim

Jika kualitas udara dinilai tidak lagi aman bagi kesehatan, sekolah telah menyiapkan opsi pembelajaran secara daring sebagai langkah antisipasi. Kebijakan tersebut akan diterapkan dengan tetap mengacu pada arahan pemerintah dan mempertimbangkan keselamatan seluruh warga sekolah.

“Apabila kondisi kabut asap semakin pekat dan berisiko bagi kesehatan, pembelajaran secara daring tentu akan menjadi salah satu alternatif. Namun, kami berharap kondisi ini segera membaik sehingga kegiatan belajar dapat terus berlangsung secara tatap muka,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kesehatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan menjadi prioritas utama. Karena itu, sekolah akan terus memantau perkembangan situasi sekaligus mengingatkan seluruh warga sekolah agar tetap waspada terhadap dampak kabut asap.

Arbusin berharap kondisi kabut asap di Kalimantan Tengah segera berakhir sehingga aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung dengan nyaman. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan bersama.

“Kirim

Pos terkait