PALANGKA RAYA-Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025–2030, Saidah, menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi erat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta seluruh pemangku kepentingan.
“Komitmen tersebut, sejalan dengan pesan Gubernur Kalimantan Tengah agar Baznas terus memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, sehingga pengelolaan zakat dapat mendukung program-program pembangunan, termasuk pelaksanaan visi dan misi Gubernur,” ucapnya pada saat pelantikan, di Aula Jayang Tingang Kamis (19/2/2026).
Melalui kolaborasi dan sinergitas dengan Pemprov Kalteng dan unsur terkait, ingin menjadikan Baznas Kalteng sebagai lembaga yang dipercaya masyarakat. Zakat tidak dapat dihimpun tanpa kepercayaan.
“Kalimantan Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini seiring dengan jumlah penduduk beragama Islam yang mencapai sekitar 74 persen,” tambahnya.
Potensi tersebut apabila dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, akan mampu menopang berbagai program pemerintah, khususnya dalam bidang sosial serta pemberdayaan ekonomi umat.
“Dengan kepengurusan baru, Baznas Kalimantan Tengah diharapkan semakin solid dan terpercaya, serta mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai,” ungkapnya.






