Peduli Dampak Kabut Asap, KWD Dusmala Nasional Bagikan 3.000 Masker

PALANGKA RAYA – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kondisi udara kurang sehat akibat kabut asap ditunjukkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KWD Dusmala Nasional. Sebanyak 3.000 masker dibagikan kepada masyarakat dalam aksi kepedulian tersebut.

Selain pembagian masker, kegiatan juga dilanjutkan dengan penyediaan rumah oksigen serta pelayanan kesehatan menggunakan nebulizer bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua l DPP KWD DN, Micka Karvinci, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi kabut asap yang terjadi di Kalimantan Tengah.

“Hari ini kami melaksanakan pembagian masker sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kabut asap. Kurang lebih 3.000 lembar masker sudah kami distribusikan,”ucapnya.

Bacaan Lainnya
“Kirim

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembagian masker. Bersama DPP, pihaknya juga menyediakan rumah oksigen dan pelayanan kesehatan menggunakan nebulizer.

“Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu hal yang ingin disampaikan melalui kegiatan tersebut. Terlebih, masyarakat Dayak secara umum memiliki hubungan yang erat dengan lingkungan dan sumber daya alam,” tambahnya.

Persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menurutnya menjadi perhatian serius. Selain itu berharap penanganan karhutla ke depan dapat dilakukan secara lebih bersama-sama, baik oleh masyarakat maupun pemerintah.

“Harapan kami ke depan bukan hanya masyarakat yang berperan, tetapi pemerintah juga lebih berperan. Sehingga tidak lagi terjadi kejadian-kejadian seperti ini yang sangat menyusahkan masyarakat,”lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir dua putra-putri yang terpilih sebagai Duta Budaya Adat Internasional dalam ajang yang digelar di Sabah pada 22 Agustus 2026.

“Serta berharap keberadaan mereka dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya Dayak sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan kepada masyarakat yang lebih luas,” tuturnya.

Keterlibatan generasi muda dalam memperkenalkan budaya dan kepedulian lingkungan menjadi penting. Apalagi mereka telah membawa nama budaya Kalimantan hingga tingkat internasional.

“Dengan demikian, bukan hanya budaya yang kita harapkan bisa disosialisasikan, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan,”ungkapnya.

“Kirim

Pos terkait