Palangka Raya-Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Dewan Syariah Pusat (DSP) menyerahkan bantuan kepada DPW PKS Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai bentuk kepedulian dan respons terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Bantuan tersebut berupa peralatan pendukung penanggulangan karhutla, oksigen, serta masker yang nantinya akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak asap akibat karhutla. Bantuan oksigen juga akan digunakan untuk mendukung Rumah Oksigen yang disiapkan sebagai salah satu bentuk layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Supervisi Pembinaan Dewan Syariah Pusat PKS ke Dewan Syariah Wilayah di Kalimantan Tengah. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua DPW PKS Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman.
Sirajul Rahman menyampaikan bahwa bantuan dari DPP PKS melalui Dewan Syariah Pusat tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian PKS terhadap kondisi masyarakat Kalteng yang terdampak karhutla dan asap.
“Bantuan ini akan kami manfaatkan untuk mendukung upaya penanggulangan dampak karhutla, terutama membantu masyarakat yang terdampak asap. Oksigen dan masker akan kami salurkan sesuai kebutuhan, termasuk untuk mendukung operasional Rumah Oksigen,” ujar Sirajul Rahman.
Menurutnya, kondisi karhutla dan asap membutuhkan perhatian serta kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, DPW PKS Kalteng akan terus berupaya mengambil bagian dalam memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Ini adalah bentuk kepedulian dan kehadiran PKS di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban masyarakat Kalteng yang terdampak karhutla,” tambahnya.
DPW PKS Kalteng selanjutnya akan menggunakan dan menyalurkan bantuan tersebut sebagai bagian dari langkah kemanusiaan dalam penanggulangan dampak karhutla dan pelayanan Rumah Oksigen, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman karhutla.








