PALANGKA RAYA-Sebagai bentuk kepedulian sosial kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Gereja Bethel Indonesia (GBI) Hope Rayo / Hope Church Palangka Raya mendirikan fasilitas “Rumah Aman Asap” serta memberikan layanan kesehatan dan pembagian logistik gratis di kawasan Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, Selasa (1/9/2026) sore.
Pemimpin Hope Church, Kilat Kasanang, menyampaikan bahwa aksi sosial ini didasari oleh posisi lokasi gereja yang berdekatan langsung dengan titik wilayah terdampak kabut asap.
“Kami berusaha memberikan yang terbaik bagi masyarakat, mulai dari penyediaan tabung oksigen, masker, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Sebagai lembaga keagamaan, kami ingin kehadiran kami membawa dampak positif dan kepedulian nyata bagi warga sekitar,”ucapnya.
Sementara itu, Koordinator Aksi Sosial sekaligus konten kreator lokal, Monica Crisdayanti, menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan ini bersifat lintas agama dan inklusif.
“Petugas relawan yang terlibat dilaporkan tidak hanya berasal dari internal jemaat, tetapi juga melibatkan relawan beragama Muslim serta pemuda setempat,” tambahnya.
Pelayanan terbuka untuk umum. Meski bertempat di lingkungan gereja, para relawan yang membantu berasal dari latar belakang yang beragam, termasuk warga Muslim.
“Kami ingin saling bantu tanpa memandang perbedaan. Selain pemeriksaan kesehatan umum seperti penanganan sesak napas dan cek gula darah, tim relawan juga mendistribusikan ribuan masker serta paket vitamin kepada warga yang melintas maupun yang mendatangi posko,”lanjutnya.
Hari ini ada sekitar 3.000 hingga 5.000 masker yang terdistribusi beserta paket vitamin. Bantuan ini datang dari berbagai donatur, baik lokal maupun luar daerah dan luar pulau.
“Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan, di antaranya Ranu Welum, Youth X, dan Yayasan Borneo Hope Center. Pihak penyelenggara memastikan posko penanganan asap dan pelayanan kesehatan gratis ini akan terus dibuka selama masyarakat masih membutuhkan penanganan akibat kabut asap karhutla,”ungkapnya.








