Pemprov Kalteng Percepat Seleksi Taruna Tani, Kuliah Gratis Disiapkan untuk 178 Peserta

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mempercepat pelaksanaan Program Pendidikan Vokasi Taruna Tani sebagai upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor pertanian.

Program tersebut disosialisasikan kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Vokasi Program Diploma I (D-1) Bidang Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2026).

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy, mengatakan proses sosialisasi dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan program sekaligus memastikan seluruh daerah berpartisipasi dalam seleksi calon Taruna Tani.

Ia menjelaskan, pendaftaran calon Taruna Tani telah dibuka sejak 27 Juli 2026. Pemerintah Provinsi menargetkan proses seleksi selesai sebelum 17 Agustus 2026 sehingga nama-nama peserta yang lolos dapat segera diserahkan kepada Akademi Komunitas Mitra Pertanian (AKMPR) sebagai tempat penyelenggaraan pendidikan.

Bacaan Lainnya
“Kirim

“Harapannya, pada 17 Agustus nanti hasil seleksi sudah selesai sehingga calon Taruna Tani dapat segera mengikuti pendidikan. Mereka inilah yang nantinya dipersiapkan menjadi bagian dari Brigade Pangan untuk mendukung pembangunan sektor pertanian di Kalimantan Tengah,” ujar Rendy.

Menurutnya, seluruh kepala daerah dari 13 kabupaten dan 1 kota di Kalimantan Tengah dilibatkan dalam proses sosialisasi agar setiap daerah dapat mengirimkan peserta sesuai target yang telah ditetapkan.

Rendy menegaskan seluruh biaya pendidikan peserta akan ditanggung Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sehingga mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan tanpa dipungut biaya.

“Program ini sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Provinsi, sehingga peserta dapat kuliah secara gratis. Kami berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh generasi muda yang berminat mengembangkan sektor pertanian,” katanya.

Pada angkatan pertama, Pemprov Kalteng menargetkan menerima sebanyak 178 Taruna Tani. Apabila minat masyarakat tinggi, pemerintah membuka peluang untuk menambah kuota melalui pembukaan angkatan berikutnya.

“Saat ini kami fokus menyelesaikan penerimaan angkatan pertama. Namun apabila antusiasme masyarakat tinggi, tidak menutup kemungkinan akan dibuka kembali penerimaan untuk angkatan selanjutnya,” pungkasnya.

“Kirim

Pos terkait