Kelurahan Kameloh Baru Intensifkan Patroli Cegah Karhutla

Redaksi

PALANGKA RAYA-Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Kelurahan Kameloh Baru terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca panas dan minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Lurah Kameloh Baru, Rulissantie, mengatakan langkah utama yang dilakukan pihak kelurahan adalah patroli rutin di wilayah rawan kebakaran. Patroli ini bertujuan untuk menjaga dan mengantisipasi potensi terjadinya karhutla, khususnya saat musim kemarau maupun saat curah hujan rendah.

“Patroli ini sangat penting sebagai bentuk penjagaan. Apalagi saat ini curah hujan memang sedang berkurang, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan,”ucapnya, Selasa (27/1/2026).

Namun demikian, terdapat kendala di lapangan, terutama terkait keterbatasan anggaran. Meski tim di tingkat kelurahan telah siap untuk turun ke lapangan, dukungan dana dinilai masih belum mencukupi.

“Tim kami siap, tetapi kendalanya memang pada pendanaan. Karena itu kami berupaya menjalin kerja sama dengan dinas-dinas terkait, siapa tahu ada dukungan anggaran untuk kegiatan patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla,”tambahnya.

Wilayah Kelurahan Kameloh Baru tergolong rawan kebakaran karena sekitar 60 hingga 70 persen lahannya merupakan lahan gambut. Kondisi tersebut membuat wilayah ini sangat rentan terbakar saat musim kering.

“Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, Rulissantie menyebutkan bahwa penyebab kebakaran tidak hanya berasal dari faktor alam, tetapi juga akibat ulah manusia,” lanjutnya.

Faktor alam memang ada, tetapi biasanya tidak serta-merta menyebabkan kebakaran besar. Dari pengamatan, peran aktivitas manusia masih menjadi penyebab terbesar.

“Oleh karena itu, mengimbau seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Serta mengajak warga saling mengingatkan dan memperhatikan kondisi sekitar demi mencegah terjadinya karhutla. Mari kita saling menjaga dan peduli terhadap lingkungan, agar wilayah kita tetap aman dari kebakaran hutan dan lahan,”ungkapnya.

Bagikan:

Tags:

Redaksi

Redaksi

Suara Kalimantan Membangun | Media online dengan semangat inovatif, informatif, dan kreatif. Hadirkan berita, ide, dan inspirasi untuk masyarakat.

Berita Terkait