Koordinator Pusat BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Indonesia (BEM PTMAI), Yogi Syahputra Alidrus, menilai kepemimpinan Sultan Bachtiar Najamudin di DPD RI periode 2024–2029 membawa perubahan signifikan.
Menurut Yogi, DPD RI saat ini jauh lebih progresif dan berperan besar dalam mempercepat pembangunan di daerah. Hal ini dinilai sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
”DPD RI di bawah kepemimpinan Sultan Najamudin menunjukkan respon cepat terhadap isu-isu krusial. Mulai dari mitigasi bencana, hilirisasi industri untuk warga lokal, hingga memastikan layanan kesehatan mencapai daerah terpencil,” ujar Yogi kepada awak media, Minggu (4/1/26).
Keberhasilan Sultan Najamudin dalam memperkuat ekonomi daerah dan partisipasi politik pemuda dibuktikan dengan penghargaan Bintang Republik Indonesia Utama. Penghargaan tertinggi tersebut diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada Agustus 2025 lalu.
“Penghargaan itu adalah bentuk pengakuan nyata negara atas kontribusi Sultan dalam memangkas kesenjangan akses antarwilayah di Indonesia,” tuturnya.
Tak hanya di dalam negeri, Sultan Najamudin juga membawa harum nama bangsa pada agenda internasional COP30 di Brasil. Ia membawa gagasan “Green Democracy” (Demokrasi Hijau).
Mewakili 179 kampus Muhammadiyah di Indonesia, Yogi merinci lima prinsip kerja DPD RI yang sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo:
- Efisiensi Anggaran: Membentuk tim akselerasi pengawasan anggaran.
- Cetak Sejarah Legislasi: Untuk pertama kalinya, 4 RUU inisiatif DPD RI masuk dalam pembahasan Prolegnas Prioritas.
- Keadilan Fiskal: Konsisten memperjuangkan pembagian anggaran yang adil bagi seluruh daerah.
- Tanggung Jawab Lingkungan: Menyiapkan demokrasi yang sehat untuk Generasi Emas 2045.
- Moral Politik: Membawa gerakan Green Democracy sebagai solusi atas mahalnya biaya politik dan kerusakan lingkungan.
“Memimpin itu soal memastikan keseimbangan hidup. Sultan Najamudin membuktikan nilai kolaboratif, komunikatif, dan berdampak nyata bagi daerah,” tegas Yogi.
Yogi berharap di tahun 2026 ini, DPD RI terus memperkuat kolaborasi dan gerakan advokasi pemuda demi terwujudnya Indonesia yang kuat, adil, dan inovatif. (Ahaf)






