PALANGKA RAYA-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditangani tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Kali ini, pemadaman dilakukan di wilayah Desa Tanjung Taruna, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (3/10).
Lokasi kebakaran berada di kawasan Jalan Trans Kalimantan arah Palangka Raya-Banjarmasin. Tim gabungan melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk mencegah api kembali muncul, mengingat lokasi merupakan lahan gambut dalam.
Berdasarkan laporan Posko Dalkarhutla Dinas Kehutanan Kalteng, pemadaman dilakukan pada dua titik dengan luas masing-masing sekitar 0,22 hektare dan 0,08 hektare.
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 16.58 WIB.Kondisi lapangan didominasi semak belukar, pakis-pakisan, serta vegetasi seperti pohon tumih dan geronggang. Meski api berhasil dikendalikan, tim masih menemukan kepulan asap di bagian tengah lokasi sehingga proses pendinginan terus dilakukan.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Dalkarhutla Dinas Kehutanan Kalteng, ASN Dinas Kehutanan, petugas pemadam darat, BPBD Provinsi Kalteng, Manggala Agni, serta TNI dan Polri.
Untuk mendukung pemadaman, tim mengerahkan satu unit mobil tangki water suplai berkapasitas 5.000 liter dan satu unit mobil tangki PTO berkapasitas 10.000 liter. Selain itu, digunakan sejumlah peralatan pemadaman, termasuk sembilan roll selang tembak 1,5 inci, nozzle spray, nozzle jet, dan Y connector.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Agustan Saining menegaskan penanganan karhutla dilakukan dengan mengutamakan pemadaman hingga pendinginan. Langkah tersebut penting untuk memastikan api tidak kembali menyala, khususnya pada kawasan gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan.
“Pemadaman tidak hanya dilakukan terhadap api yang terlihat, tetapi juga dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan titik-titik yang masih mengeluarkan asap benar-benar aman,”ungkapnya








