Kendala Air Tak Surutkan Semangat Dalkarhutla Dishut Kalteng Padamkan Karhutla

KATINGAN-Tim Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kali ini, kebakaran terjadi di Desa Talingke, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, Rabu (5/8).

Kebakaran terdeteksi sekitar pukul 14.26 WIB di kawasan Area Penggunaan Lain (APL) dengan luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 0,19 hektare. Berkat kerja sama yang solid antara personel Dalkarhutla Dishut Kalteng, Tim Pemadaman Darat Dishut Kalteng, dan Damkar Kabupaten Katingan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.36 WIB.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, mengatakan penanganan karhutla dilakukan secara cepat melalui pemadaman langsung, pembatasan penjalaran api, serta proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

“Kecepatan respons dan sinergi seluruh tim di lapangan menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas. Meskipun menghadapi keterbatasan sumber air, petugas tetap bekerja maksimal hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya,”ucapnya.

Bacaan Lainnya
“Kirim

Lokasi kebakaran didominasi semak belukar, pakis-pakisan, pohon sawit, dengan kondisi tanah gambut yang membuat api berpotensi cepat menjalar. Di sekitar lokasi juga terdapat lahan kosong berjarak sekitar dua meter dan akses jalan sekitar 50 meter dari titik kejadian.

“Dalam operasi tersebut, tim menggunakan satu unit mobil operasional Hilux Single Cabin Dalkarhutla Dishut Kalteng dan lima roll selang tembak. Pasokan air diperoleh dari tangki Damkar Kabupaten Katingan,” tambahnya.

Posko Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah turut memberikan dukungan berupa bantuan selang kepada petugas di lapangan sebagai upaya mengatasi keterbatasan sarana pemadaman akibat minimnya sumber air.

“Dalam kesempatan ini juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau, dengan tidak membuka lahan menggunakan api serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas,”ungkapnya.

“Kirim

Pos terkait