BMKG Kalteng Imbau Waspada Potensi Hujan Lebat Dasarian III September 2025

Redaksi

PALANGKA RAYA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah menyampaikan peringatan dini terkait prakiraan cuaca dan iklim untuk periode Dasarian III September 2025.

Kepala BMKG Kalteng, Agung Sudiono Abadi, menuturkan bahwa secara umum seluruh wilayah di provinsi ini telah memasuki musim hujan.

“Meski demikian, masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi di beberapa daerah. Hal ini penting sebagai langkah mitigasi agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisasi,”ucapnya dalam keterangan resmi, Senin (22/9/2025).

Berdasarkan prakiraan, potensi hujan dengan intensitas sedang berpeluang terjadi pada:

21–23 September 2025 di wilayah Kabupaten Murung Raya.

24–26 September 2025 di wilayah Kapuas, Katingan, Seruyan, dan Lamandau.

27 September 2025 di wilayah Murung Raya, Barito Utara, dan Kapuas.

Selain itu BMKG juga menyoroti dinamika atmosfer dan laut yang berpengaruh terhadap pola cuaca di Indonesia. Pada Dasarian I September 2025, Indeks IOD tercatat -1,15 yang menandakan fase negatif dan diprediksi bertahan hingga November sebelum kembali netral.

“Sementara itu, anomali suhu muka laut (SST) di Nino3.4 sebesar -0,43 menunjukkan kondisi ENSO netral, yang diperkirakan tetap berlangsung hingga semester II tahun 2025,” tambahnya.

Seluruh wilayah Kalimantan Tengah saat ini sudah masuk musim hujan. Namun, BMKG menekankan adanya potensi curah hujan tinggi (kategori Waspada, Siaga, hingga Awas) pada 21–30 September 2025 di sejumlah wilayah.

Untuk kategori curah hujan per dasarian:

Rendah: 0–50 mm

Menengah: 50–150 mm

Tinggi: 150–300 mm

Sangat Tinggi: >300 mm

“Adapun peringatan dini kekeringan meteorologis pada periode yang sama dipastikan nihil, seiring intensitas hujan yang mulai merata,” lanjutnya

BMKG Kalteng mengimbau pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat agar lebih waspada serta melakukan langkah antisipatif.

“Kami harap informasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam upaya mitigasi dampak ikutan dari perubahan cuaca dan iklim,”ungkapnya.

Bagikan:

Tags:

Redaksi

Redaksi

Suara Kalimantan Membangun | Media online dengan semangat inovatif, informatif, dan kreatif. Hadirkan berita, ide, dan inspirasi untuk masyarakat.

Berita Terkait

Tinggalkan komentar