Waspada dari Penipuan, Penting untuk Masyarakat ketahui ini pesan praktisi hukum

oleh -598 Dilihat
oleh

Palangka Raya-Di tengah maraknya penipuan online, kamu harus selalu menjaga data pribadi kamu, salah satunya yang harus dirahasiakan yakni nama lengkap, NIK/Kartu Keluarga, nama gadis ibu, alamat email, password, kode PIN, dan kode OTP.

Praktisi hukum Suriansyah Halim mengingatkan, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kerugian akibat penipuan daring

“Jangan sampai data kamu disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk, mengupgrade fitur tak diinginkan, mengajukan atas nama kamu, mengambil alih akun, serta melakukan transaksi yang tidak kamu kehendaki,” ucapnya Kamis 30 Mei 2024.

Selain itu, pelaku penipuan online seringkali tidak dikenal dan menggunakan media sosial untuk menjebak korban.

“Saya menekankan pentingnya memastikan keabsahan suatu informasi daring dengan meminta surat resmi. Jika tidak ada izin resmi, hal tersebut dapat menjadi indikasi penipuan,”tambahnya.

Bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi lembaga keuangan resmi seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum melakukan transaksi keuangan.

“Seperti diketahui, mereka yang lebih terampil menggunakan media sosial cenderung lebih mampu menghindari penipuan online dibandingkan mereka yang kurang paham,” lanjutnya.

Penipuan online tidak hanya berdampak pada kerugian finansial tetapi juga dapat menyebabkan pelaku menghadapi hukuman hingga 6 tahun penjara atau denda hingga Rp1 miliar sesuai Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Saya mengimbau masyarakat untuk bijak dalam mengambil keputusan online dan tidak ragu melaporkan dugaan penipuan kepada pihak berwajib, waspada dan bijak dalam bertransaksi online menjadi kunci utama untuk melindungi diri dari ancaman penipuan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.