Masyarakat waspada, ancaman bahaya kebakaran

oleh -97 Dilihat
oleh

Palangka Raya-Musibah kebakaran yang bisa saja terjadi suatu waktu, membuat kita senantiasa harus selalu waspada terlebih lagi wilayah yang padat penduduk.

Tidak hanya itu saja, hal yang membuat rawan yang bisa mengakibatkan kebakaran itu juga perlu diwaspadai, karena itu kita selalu mewaspadai hal tersebut.

Kepala Seksi Pengendali Operasi dan Komunikasi Penyelamatan Bidang Penyelamatan Sucipto menghimbau kepada masyarakat agar bisa mewaspadai kebakaran yang bisa terjadi, terlebih lagi bahaya saat meninggalkan rumah saat alat rumah dalam keadaan menyala, ini yang harus senantiasa di waspadai.

“Konsleting listrik, yang sering terjadi menjadi penyebab kebakaran, ini yang paling rentan dan paling banyak kita tangani sejauh ini akibat kelalaian masyarakat meninggal rumah tanpa memperhatikan alat listrik yang masih menyala itu sangat bahaya,”ucapnya Minggu 14 Januari 2024.

Seperti diketahui juga, seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin berkembang dan masyarakat sudah mulai memadati sudah memadati daerah menjadi hal yang perlu diwaspadai rentan terjadi kebakaran.

“Karena kondisi rumah yang padat penduduk, serta rumah yang berbahan kayu tentunya sangat cepat sekali apabila ada terjadi kebakaran, maka itu harus selalu menjadi perhatian masyarakat,”tambahnya.

Selalu ingat saat keluar rumah, bisa lakukan pengecekan alat rumah tangga baik itu kabel televisi, kulkas dan lain sebagainya karena bahaya bisa saja mengancam kalau teledor.

“Saya menghimbau kepada masayarakat apabila keluar rumah pastikan kembali alat kelistrikan, sering kali kebakaran yang pemadam kebakaran tangani selalu dari konsleting listrik, baik kipas angin dan sebagainya, kalau memang alat rumah seperti ventilasi sudah rusah atau tidak bertahun-tahun lamanya bisa diperbaiki dan diganti, jaga keluarga kita dari bahaya kebakaran,”ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.