PJ Kepala Daerah Kota Palangka Raya 2023 – 2024 Diharapkan Mengerti Kondisi Daerah 

oleh -144 Dilihat
oleh
Suasana kegiatan ruang diskusi publik terkait penunjukan PJ Kepala Daerah di Palangka Raya 2023-2024. (TO)

PALANGKARAYA, SUARAKALIMANTANMEMBANGUN.COM – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) kota Palangka Raya menggelar ruang diskusi publik, dengan tema Diskursus Penunjukan PJ Kepala Daerah Kota Palangka Raya 2023-2024, Urgensi Peluang dan Tantangan di Gedung Pusat Pengembangan IPTEK dan Inovasi Gambut (PPIIG) Universitas Palangka Raya, Kamis (31/8/2023) Pagi.

Terlaksananya kegiatan diskusi ini diadakan sebagai respon terhadap penunjukan Pejabat Sementara (PJ) Kepala Daerah, yang akan habis masa jabatan.

Ketua Umum Himpi Kota Palangka Raya Shehab Efendi mengatakan, pembahasan yang dilaksanakan pada kali ini mengenai berbagai aspek terkait penunjukan PJ Kepala Daerah, termasuk persoalan legalitas, tugas dan kewenangan, serta tantangan bagi PJ Kepala Daerah dalam menjalankan tugasnya.

“Selain itu, diskusi publik ini menyatakan bahwa penunjukan PJ Kepala Daerah merupakan suatu kebijakan yang harus dilakukan dalam situasi darurat atau kekosongan kepala daerah dalam jangka waktu tertentu,” ucapnya.

Penunjukan tersebut harus tetap memperhatikan aspek legalitas dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Selain itu, dalam menjalankan tugasnya, PJ Kepala Daerah harus memperhatikan kepentingan masyarakat dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencapai tujuan bersama.

“HIPMI berharap bahwa diskusi publik ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik terkait penunjukan PJ Kepala Daerah serta menjadi acuan bagi semua pihak yang terlibat dalam proses penunjukan tersebut. Semoga kedepannya, PJ Kepala Daerah dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa dampak positif bagi pembangunan daerah dan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang narasumber kegiatan yang merupakan Ketua Forum Damang se- Kalteng, Kardinal Tarung menyampaikan penunjukkan PJ ini diibaratkan Buah Simalakama.

“Memang PJ ini kita kan mengusulkan, tapi untuk penunjukkannya tetap dari mereka pusat. Kita berharap Pemerintah Pusat dapat memperhatikan apa yang menjadi usulan dari kita di daerah,” tuturnya.

Dia menilai bahwa, PJ Kepala Daerah yang ditunjuk diharapkan mengerti kondisi di Kota Palangka Raya khususnya. Selain itu terkait dengan PJ Kepala Daerah yang ideal, dan paham akan kondisi di Palangka Raya sebenarnya dengan melihat SDM yang ada saat ini, tentunya tidak sulit untuk mencari sosok PJ yang secara kapasitas maupun kapabilitas yang tepat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.