Perkimtan Kalteng Siapkan Dua Program Prioritas di 2023

oleh -96 Dilihat
oleh
Kepala Disperkimtan Provinsi Kalteng 2023, Erlin Hardi.

PALANGKARAYA, SUARAKALIMANTANMEMBANGUN.COM -Pada Tahun 2023 ini ada sejumlah program yang akan dilaksanakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Dinas Perkimtan) Provinsi Kalimantan Tengah. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perkimtan Provinsi Kalteng, Erlin Hardi saat diwawancarai oleh sejumlah media di Kantornya, Jalan D.I. Pandjaitan, Palangka Raya pada Senin (13/2/2023).

“Kita di Dinas Perkimtan ini ada dua program kegiatan yang menjadi fokus utama kita yakni bedah rumah dan dikawasan permukiman dalam hal ini peningkatan Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU). Kalau untuk perumahan itu di tahun ini kita ada melaksanakan kegiatan 84 unit rumah di Kalteng yang nantinya akan kita bedah,” kata Erlin Hardi.

Tentunya hal itu, kata Erlin berdasarkan sejumlah persyaratan yang sudah ditentukan antara lain rumah tersebut memang rumah tidak layak huni. Pihaknya tidak dapat membangun baru, harus ada rumahnya tetapi yang tidak layak huni dan alas tanahnya serta kepemilikannya juga harus yang bersangkutan tidak boleh atas nama orang lain. Paling tidak ada SKT yang menyatakan bahwa itu memang milik yang bersangkutan.

Lebih lanjut Erlin menyampaikan bahwa untuk lokasi bedah rumah tersebut tersebar di 14 Kabupaten/Kota yang ada di Kalteng.

“Kita tidak bisa menentukan posisi-posisinya dimana terlebih dahulu, karena harus ada usulan dari Kabupaten/Kota dulu atau juga berupa proposal dari masyarakat dan nantinya akan ada tim verifikasi yang turun langsung kelapangan. Setelah tim verifikasi turun barulah kita usulkan ke Gubernur, karena nantinya yang menetapkan itu berdasarkan SK Gubernur. Itu wajib karena itulah persyaratannya. Kami tidak bisa melaksanakan kalau tidak ada SK penetapan dari Gubernur.” ucap Erlin

Lanjutnya setelah adanya SK penetapan tersebut barulah sampai pada tahap pelaksanaan. Adapun pola pelaksanaannya tidak dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk barang jadi. Dimana pihaknya berkerjasama dengan supplier, Bank Kalteng, serta para tukang atau pekerjanya adalah masyarakat lokal setempat.

Pihaknya berharap, ketika itu dilaksanakan masyarakat setempat yang berprofesi sebagai tukang bangunan akan mendapatkan manfaatnya. Serta warga masyarakat yang menerima manfaat dari program tersebut juga yang akan merasakannya manfaatnya. (TO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.